Can You ?? Part 5

can-you-part-5-hanwoocouple-storyline

Author : ♥hanwoocouple♥

Genre : Romance, Friendship

Legth : Sequel

Rating : G

Cast : EXO – K Member, Jung Eun Woo, Han Eun In, Oh Sehi.

N.B : Perhatikan baik – baik. Di setiap poster, selalu ada tas ungu. Perhatikan baik – baik. ^^ Happy reading..

~~~♥♥♥~~~

Jung Eun Woo. Sedang diam di kelas nya yang sedang sangat berisik. Kenapa ?? Karna saat ini sang guru tercinta belum masuk ke kelas. Lalu kenapa eun woo hanya diam ?

Eun woo terlihat sedih, lalu dia mentap bangku kosong di sebelah kanan nya. Itu lah sebab nya ia sedih.

“Mungkin aku akan duduk sendirian hari ini..” Ucap nya lesuh.

“Kenapa rasa nya sepi sekali ?? Padahal kelas sedang dalam keadaan ramai ..” Eun woo berharap agar ada guru yang masuk. Setidak nya dengan ada nya guru yang menerangkan, perhatian nya akan teralihkan. Tiba – tiba, hal yang di inginkan eun woo terwujud. Pintu kelas nya terbuka dan masuk nya sosok guru yang sangat tidak di inginkan keberadaannya oleh murid lain.

“Pagi yeorobun…”

“Pagi seongsaengnim..”

“Hari ini,, kita kedatangan murid baru dari Daegu..” Mendengar hal itu, eun woo menegakan badan nya dan menjelaskan pendengaran nya.

“Daegu??” gumam seorang namja bermata belo datar. Dahi nya mengkerut ‘tidak mungkin’ pikirnya dalam hati. Ia tertawa kecil.

‘Kedatangan murid baru ??’ Batinnya Eun Woo lalu ia menatap bangku kosong di sebelah nya. Ia menatap bangku itu layaknya sedang sedih dan berkata.

‘Mianhae kai oppa,, mungkin hari ini. Posisi mu akan terganti kan oleh orang lain.. hehe..’ Batin nya sambil mengelus – elus bangku itu. Lalu ia kembali menatap ke depan. Eun woo memperhatikan seluruh teman nya. Yah,, semua nya biasa – biasa saja. Tidak ada yang berlebihan. Apa lagi dengan namja bermata bulat besar yang duduk sendirian di belakang eun woo itu. Ia hanya mengangkat kepalanya sebentar lalu kembali meletakan kepalanya di atas tumpukan kedua tangan nya dia atas meja.

“Baiklah,, kau boleh masuk !!” Ucap lee seongsaengnim. Setelah itu seseorang yang berdiri di balik pintu pun menyemangati dirinya lalu membuka pintu kelas. Namja itu masuk lalu berjalan kearah tengah kelas. Lalu, ia menatap teman – teman baru nya itu.

‘Baguss,, tidak ada yang berlebihan disini. Seperti nya aku akan tenang bersekolah disini.’ Batin namja –anak baru- itu tersenyum senang.

Eun woo hanya tersenyum dan duduk manis di bangku nya sambil memperhatikan langkah namja itu ke tengah kelas. Setelah sampai di tengah kelas, namja itu berhenti dan berdiri tegap lalu tersenyum kearah seluruh kelas.

“Sekarang, perkenalkan diri mu.” Ucap Lee seongsaengnim. Namja itu menoleh sebentar “Ne seongsaengnim!” Lalu ia kembali memutar kepala kedepan.

“Annyeonghaseo …. ” Ucap nya mengantungkan kalimat nya lalu membungkuk 90° lalu kembali menatap teman – teman nya.

“Choneun Oh Sehun imnida. Banggapseumnida” Ucap nya sambil terus senyum. Lalu mata nya berhenti, menatap sosok yeoja yang duduk sendirian yang sedang tersenyum memandangnya. Ntah kenapa, sekarang sehun tidak dapat mengkontrol detak jantungnya. Ntah kenapa sehun tidak dapat mengalihkan pandangan nya, ntah kenapa sehun ingin terus melihat senyuman itu. Namun senyuman itu tiba – tiba berubah. Bibir yeoja itu mengerut, dan wajah nya tampak kebinggungan. Kenapa ?? Karna sedari tadi seongsaengnim memanggil sehun dan sehun terus saja menatap ke arah diri nya. Sedangkan namja bermata bulat itu masih acuh tak-acuh. Ia masih belum sadar pada ‘seseorang’ yang akan menjadi teman sekelasnya ‘lagi’.

“OH SEHUN – SSI !!!” Dan pada akhirnya seongsaengnim pun berteriak. Namja bermata bulat itu pun kembali mengangkat kepala nya lalu ia berpikir sejenak.

‘APA ??!! SIAPA NAMA NYA ?? AKU TAK SALAH DENGAR ??’ Namja bermata bulat itu masih shock dengan sosok Sehun. Lalu ia berpikir kembali ‘Bangku kosong hanya di tempat ku. Kai hanya tidak akan hadir hari ini bukan ? Berarti namja itu akan duduk bersama ku. Eotokae ??!!’ Batin namja itu.

“Ne seongsaengnim ??” Ucap sehun terkejut.

“Sekarang kau duduk di meja Jung Eun Woo..” Ucap seongsaengnim lalu duduk di kursi nya. Mendengar itu eun woo tersenyum lebar. ‘Aku tidak jadi duduk sendiri.. huahaha..’ Batinnya dalam hati. Sedangkan namja bermata bulat itu sedikit tenang. ‘setidaknya hari ini, aku masih bisa bernafas.’

“Kenapa kau terus berdiri di situ ??” Tanya seongsaengnim.

“Ne seongsaengnim..” Ucap sehun lalu berjalan ke bangku eun woo atau lebih tepat nya kai dan duduk di situ. Dia tau karna nama eun woo itu nama yeoja bukan ??? bangku yang satunya di duduki oleh namja.

“Annyeong,,,” Ucap eun woo ramah. Lalu sehun menatapnya, dan ia kembali tidak bergeming.

‘Bahkan saat dekat, ia terlihat lebih cantik.’

“Sehun-ssi ?? Gwenchana ??” Tanya eun woo.

“Eum,, gwenchana Jung Eunnnn,,,,” Ucap sehun tergantung mengingat nama eun woo.

“Haha.. Eun Woo. Panggil saja Eun Woo.”

“Ah,, ne..”

Beberapa menit kemudian, tak terasa mereka banyak berbincang. Sehun banyak bertanya tentang sekolah ini dan tentu saja ia juga bertanya tentang eun woo. Begitu pun sebalik nya, eun woo juga banyak bertanya pada sehun.

“Apa alasan mu pindah sekolah ??” Tanya eun woo sambil terus menatap sehun.

“Ah,, di sekolah ku dulu. Aku sangat populer. Banyak yeoja yang menjadi stalker ku. Karna tak betah akhirnya aku pindah.” Jawab sehun.

“Mwo ?? Haha… Jinjjayeo ?? Fans ?? Jeongmal ?? Isaenghaeda…”

“Apa nya yang aneh ?? Aku memang tampan.. Kau tak suka pada ku ?? Kau tak jatuh hati dengan ketampanan ku ??” Tanya sehun serius..  ‘Jawab iya Eun woo !!’ Batin sehun.

“Yah,, kau memang tampan.. Aku suka..” Ucap eun woo. Sehun senang mendengar itu. Lalu, saat ia ingin membalas. Bell istirahat berbunyi dan Seongsaengnim memotong ucapan nya.

“Baiklah, hari ini cukup. Pr kalian halaman 102. Lusa kumpulkan ne !! Seongsaengnim sudah menjelaskan semua nya tadi !! Annyeong !!” Ucap lee seongsaengnim lalu pergi keluar kelas.

“Mwo ??!! Hua … Aku bahkan tak mendengarkan apapun yang di ucap kan seongsaenim tadi..” Teriak eun woo prustasi. Sehun mendelik heran, lalu ia menatap papan tulis. Beberapa detik kemudian, ia berkata.

“Aku sudah mengerti.. Kalo kau mau, aku bisa menjelaskan semua nya. Tapi, aku mau ke toilet dulu. Annyeong !!” Ucap sehun lalu langsung melesat pergi keluar kelas. Ia tidak menyadari bahwa sedari tadi nama bermata bulat itu terus memperhatikan gerak – gerik nya dengan tatap kesal. Ia lalu mengikuti sehun ke toilet diam – diam.

‘Apa maksud nya mengerti ?? Ahh… mati lah aku !!’ Batin eun woo. Lalu ia mendengar seseorang mengetuk pintu kelas nya. Ia melihat kearah pintu lalu ia kembali tersenyum dan menghampiri orang yang mengetuk pintu tadi.

~~~♥♥♥~~~

Seorang namja misterius itu kembali memulai aksi nya lagi. Kali ini bukan sebuah kotak yang ia bawa. Melainkan sebuah amplop mungil berwarna ungu muda yang cerah sesuai dengan warna favorit yeoja itu. Ia melirik sejenak kedalam kelas, ia harus memastikan bahwa keadaan kelas benar – benar kosong. Lalu setelah itu, ia baru berani masuk kedalam kelas yang bertulisan XI – B diatas pintu kelas nya itu. Lalu, ia berjalan ketempat biasa.

Dimana disitu lah terletak manis sebuah tas unggu kesayangan yeoja itu. Lalu ia menyirit saat melihat tas di sebelah tas unggu itu. Bukan tas hitam simpul yang biasa nya. Ia malah terdiam memperhatikan tas itu. Sampai akhirnya ia tersadar saat ia mendengar langkah kaki seseorang. Akhirnya ia dengan cepat memasukan amplop unggu itu ke tas yang berwarna ungu itu. Lalu berusaha menyembunyikan wajah nya dan melesat pergi. Tanpa ia sadari, sebenar nya seseorang telah memperhatikan semua gerak – gerik nya sejak tadi.

~~~♥♥♥~~~

“Ehm,, di kelas mu.. Ada murid baru yah ??” Tanya Baekhyun yang sedang berjalan bersama Yeoja Chinggunya.

“Ehm.. Bagaimana oppa tau ??”

“Sudah lah.. Aku lapar. Kau mau makan apa ??” Saat eun woo mau menjawab, tiba – tiba.

“Byun Baekhyun !!!!” Teriak seseorang dari belakang. Lalu kedua orang itu pun berhenti berjalan dan berbalik.

“Wah,, mentang – mentang udah punya yeoja, chinggu di lupakan ..” Ucap Chanyeol yang baru datang bersama eun in.

“Jadi, kalian benar berpacaran ??” Tanya eun in. Baekhyun dan eun woo bertatap sebentar lalu pandangan mereka turun kebawah. Lebih tepat nya pada kedua tangan mereka yang sedang bertautan. Setelah itu, mereka memandang chanyeol dan eun in sambil mengangguk bersama.

“Ouh,, chukkae.. Akhirnya aku punya chinggu seorang yeoja. Trima kasih banyak baekhyun. Ayo kita kekantin bersama !!” Ucap eun in lalu meraih sebelah tangan eun woo dan menarik nya ke kantin. Sedangkan baekhyun dan chanyeol masih diam termenung.

“Ayo kita kekantin bersama !!” Ucap chanyeol riang lalu menggandeng tangan baekhyun. Dengan cepat baekhyun menempis nya lalu chanyeol menatap nya sedih.

“Aku sudah punya yeoja.” Ucap baekhyun santai lalu memasukan kedua tangan nya ke dalam saku celananya dan berjalan santai menyusul kedua ‘eun’ itu. Akhir nya chanyeol pun menyerah dan berjalan di belakang baekhyun.

~~~♥♥♥~~~

“Dimana namja itu??” Tanya chanyeol sambil menatap Eun Woo.

“Ehm,, Nugu ??” Ucap eun woo sambil menatap chanyeol.

“Itu looh,, namja tinggi yang sering bersama mu itu..” Jawab eun in sambil menyikut lengan eun woo.

“Ah,, kai oppa ??”

“Eum,, tumben ga bareng kamu. Aku dengar, chanyeol melihatnya kemarin membawa motor dengan kecepatan di atas rata – rata.” Jelas eun in. sedangkan eun woo hanya diam menyantap makanan nya.

“Euhm,, benar. Aku melihatnya sendiri. Diaaa cepaaaaattttttt sekali…” Ucap chanyeol melebih – lebihkan. Akhirnya eun woo mengeluarkan (?) ekspresi sedih.

“Jeongmalyeo ?? Huah,, padahal saat bersama ku, kecepatan kai oppa hanya sampai 90 km/jam.” Jawab Eun Woo sedih. Lalu, eun in dan chanyeol pun bertatapan.

“MWO ?? KAU INGIN DI BONCENG KEBUT – KEBUTAN ??!!” Teriak eun in dan chanyeol berbarengan. Sedangkan baekhyun sedikit mengintip eun woo. Menanti reaksi eun woo. Eun woo hanya mengerucutkan bibirnya lalu mengangguk lemah. Setelah itu, chanyeol menepuk – nepuk punggung baekhyun, sedangkan eun in menepuk – nepukan punggung eun woo.

“Wae ??” Ucap baekhyun dan eun woo berbarengan.

“Eun woo-ah, baekhyun tidak bisa mengendarai motor..” Jawab chanyeol dengan muka sedih yang di lebih – lebihkan.

“Ehm,, kau benar sekali.” Lanjut eun in.

“Keureom wae ??” Eun woo heran.

“Itu artinya, namja chinggumu ini juga bahkan tidak bisa mengwujud kan keinginan mu ituu” Seketika baekhyun pun mulai kesal.

“Setidaknya, aku bisa menyetir mobil. Apa kai bisa ??” Tanya baekhyun sinis menatap tajam Chanyeol.

“Anyio, kai oppa tidak bisa.” Ucap eun woo sambil melanjutkan makannya.

“Lalu, kenapa kai tidak masuk hari ini ??”

“Katanya ada urusan dengan keluarga nya hari ini. Tapi kai oppa bilang, ia akan menjemputku sepulang sekolah nanti ..” Balas eun woo sambil melirik eun in dan tersenyum.

“Wae ??” Ucap eun in yang duduk di sebelah eun woo.

“Molla,, kai oppa tak pernah mau lepas dari ku.”

“Lalu, bagaimana dengan orang di sebelah ku ini ??” Ucap chanyeol yang berhasil membuat kedua eun menatap baekhyun, yang saat ini hanya menunduk dengan diam sambil memakan makanan nya. Lalu, semua nya hanya hening dan menundukan kepalanya memakan makanan nya.. Karna melihat kecanggungan itu, eun in pun berusaha mencairkan suasana.

“Ehm ngomong – ngomong. Eun woo-ah, kudengar – dengar, kenapa kau selalu memanggil oppa pada namja yang kau kenal. Padahal kita kan seangkatan bukan ??”

“Ah,, umurku 2 tahun lebih muda dari angkatan kita ini. Itu sebab nya aku selalu masuk kelas B. Sudah bisa mengikuti pelajaran, itu saja sudah baik.”

“Oh,, keureom,, panggil aku ‘Eonni’ ne ?!”

“Haha.. Ne, Eonni..”

~~~♥♥♥~~~

Saat mereka berempat berjalan bersama menuju kelas, keempat nya hanya diam sedari insiden di kantin tadi. Apa lagi baekhyun. Dia hanya memasukan kedua tangan nya kedalam saku celananya dan tidak menatap eun woo sama sekali. Lalu keempat nya berhenti saat sampai di depan kelas XI – B. Chanyeol yang mengerti keadaan, langsung membawa eun in pergi. Baekhyun tadi nya mau berjalan menyusul mereka. Mereka hanya tinggal berjalan lurus dan sampai di XI – A. Namun eun woo menahan tangan baekhyun. Sampai tangan kanan baekhyun pun keluar dari saku celananya. Baekhyun akhirnya menatap eun woo. Dan dia bahkan tidak tersenyum sama sekali.

“Wae geurae ??” Ucap eun woo dengan nada sedih.

“Oppa marah padaku ??” Baekhyun tetap diam.

“Ada apa sebenar nya ?? Oppa sa-”

“Sebenarnya apa hubungan mu dengan kai ??” Tanya baekhyun sinis.

“Oppa,,”

“Apa dia juga .. Namja chinggu mu ?? Kalian tau ?? Kedekatan kalian itu sudah keterlaluan..” Ucap baekhyun.

“Mianhae,,, Itu karna kami sudah bersama – sama dari umur ku 2 tahun. Kai oppa selalu ada untuk ku, dia yang tau semua tentang ku. Tapi, rasa cinta ku hanya sebatas seperti kakak pada kai oppa. Kai oppa juga hanya mencintai ku sebatas dongsaeng. Jika memang kami saling mencintai dalam tanda kutip yang lain, mungkin kami sudah menjalin hubungan dari dulu. Tapi tidak kan ??”

“Oppa, aku menerima mu bukan hanya karna ketampanan mu, bukan karna oppa seorang murid yang pintar, atau karna aku kasihan. Tapi, karna aku memang benar – benar mencintaimu.” Ucap eun woo sambil tersenyum lembut pada baekhyun. Akhirnya, baekhyun melemah, lalu ia menggenggam kedua tangan eun woo dan memeluk eun woo.

“Baiklah, aku mengerti. Saranghae, neomu saranghae.. Aku takut kehilangan mu. Aku tau, ini semua mungkin terlalu cepat. Tapi, aku benar – benar mencintaimu.”

“Nado oppa, anggap saja kakak kandung ku yang menjemput ku. Kakak yang bahkan tidak mungkin ku jadikan namja chinggu. Right ??” Eun woo melepas pelukan nya, lalu ia mengadahkan kepalanya keatas untuk menatap baekhyun.

“Ehm.. Keurae.. annyeong..”

Setelah itu baekhyun melepaskan genggaman tangan nya, membiarkan eun woo masuk dulu ke kelas nya, lalu ia berjalan santai ke kelas.

~~~♥♥♥~~~

Eun woo masuk kekelas nya, lalu ia mentap namja yang sedang duduk di bangku kai itu. Eun woo pun berjalan mendekat kearah nya, lalu duduk di samping nya. Kenapa ? karna itu adalah tempat nya. Yah, tepat di sebelah namja yang sedang menduduki bangku kai itu. Setelah Eun Woo duduk di tempatnya, Sehun justru tersenyum pada eun woo dengan canggung. Tidak seperti biasanya. Akhirnya eun woo bertanya pada sehun.

“Wae geurae ?? Ada yang aneh dengan ku ??” Tanya eun woo sambil memegangi kedua pipinya.

‘Bagaimana ini ?? Beri tau jangan yah ??’ Batin sehun. Sampai akhirnya, pikiran nya kembali pada beberapa menit yang laluuu….

~FlashBack~

~Oh Sehun P.O.V~

“Aku sudah mengerti.. Kalo kau mau, aku bisa menjelaskan semua nya. Tapi, aku mau ke toilet dulu. Annyeong !!” Ucapku lalu langsung melesat pergi keluar kelas. Tanpa basa – basi, aku langsung berlari kearah tempat di mana aku bertabrakan tadi pagi. Yah,, Toilet namja.

“Omona,, akhir… Mwoya ??!!” aku yang tadi nya sedang berlega ria sekarang terkejut. Bagaimana tidak, baru saja selesai dengan suatu panggilan. Tiba – tiba seseorang menarik tangan ku dan mendorongku sampai ke tembok. Aku belum dapat melihat wajah nya. Lalu beberapa detik kemudian aku ingat siapa dia. Namja bermata bulat besar yang sedang menatapku tajam saat ini. Yah,, aku ingat betul siapa dia.

“Apa mau hah ??” Ucapku santai.

“Mwo ?? Seharusnya aku yang bertanya ! Untuk apa kau pindah ke sekolah ini !!” Balas nya kasar.

“Ne ?? Mworago ?? Itu hak ku !! Dimana pun aku bersekolah, ITU HAK KU !”

“Apa kau akan merebut kebahagiaan ku lagi ?? Apa belum cukup kejadian tahun lalu ??”

“Tahun lalu ?? Ahh,, saat aku menarik pergi See Hee maksudmu ??” Balas ku santai.

“Babo !!”

“Ya !! Siapa yang Babo ??!! See Hee memang bukan jodoh mu Do Kyung Soo……”

“Apa maksud mu ?!! See Hee juga menyukai ku ! Kau yang tiba – tiba datang dan menarik nya pergi saat aku akan memberikan apel yang manis dan juga menyatakan perasaan ku. Ahhh,, aku lupa. Kau juga bahkan mengambil apel nya !!”

“Ahh,, ne. Apel itu sangat manis.” Ucap ku santai.

“Mwo ?? Kau bahkan sempat berkata seperti itu, di keadaan seperti ini ?? Tenang lah Tuan Oh Sehun. Aku juga akan melakukan hal yang sama pada mu !!” Ucapnya dengan nada yang serius.

“Apa maksud mu ??”

“Kau menyukai eun woo bukan ??” Balasnya santai, sedangkan aku hanya dapat membulatkan mataku tak percaya.

“Tenanglah, sampai kapan pun, KAU TIDAK AKAN PERNAH MEMILIKINYA !!” Ucapnya lalu pergi hendak meninggalkan ku.

“Ya ??!! Apa maksud mu ??” Balas ku sambil menarik tangan nya kasar. Lalu ia kembali berbalik menatapku.

“Kau lihat saja besok. Hari ini, adalah hari PERTAMA dan TERAKHIR mu duduk bersama Eun woo !!” Lalu ia benar – benar pergi berjalan, kearah kelas. Aku berusaha mengejarnya. Lalu tiba – tiba ia berhenti.

“Ya !! Apa maksudmu ?? Kau tidakkkkk…” Tiba – tiba kyung soo berbalik menutup mulutku dan menarikku untuk berjongkok.

“Wae ??”

“Sssttttt…” Ucapnya lalu meletakan telunjuknya di depan bibirnya. Lalu kyung soo menaikan badan nya untuk melihat kedalam kelasnya. Aku pun ikut menaikan badan ku. Dan,, omona !

“I,, iii,, Itu kan,, Tasss…”

“Ssstttt ….” Ucap kyung soo lalu menarikku berjongkok kembali.

“Tidak, ini harus di hentikan !!” Aku hendak bangkit dan berjalan menuju pintu kelas, tapi kyung soo malah menarik tangan ku sambil menutup mulut ku dan membawaku pergi menjauh dari kelas.

“Wae ??”

“Baik, aku tidak akan macam – macam soal eun woo. Tapi, kumohon.. Tolong jangan katakan hal ini pada Eun woo..”

“Wae ?? Kau mengenal orang itu ??”

“Itu bukan urusan mu. Pokoknya, anggap saja kau tidak melihat kejadian tadi.”

“Ehm,, keurae. Tapi, kau tidak boleh menghalangiku mendekati Eun Woo..”

“Ehmm,,, keurae..”

~Flashback End~

~Author P.O.V~

“Waegeurae ?? Sehun-ssi ?? Ya !! Oh Sehun-Ssi !!!” Teriak eun woo. Akhirnya sehun pun tersadar.

“Ahh,, Anyioo. Ehm,, kau bilang tadi kau tidak mengerti bukan ? Sini ku ajarkan..” Ucap sehun berusaha menutupi kecurigaan eun woo.

“Ah,, Ne. Kau yakin benar – benar mengerti ??”

“Tentu saja. Jja..” Ucap sehun tersenyum dan mengambil bukunya. Begitu pun dengan eun woo. Lalu, saat eun woo sedang menulis, senyuman sehun memudar. Ia menatap eun woo dengan tatapan sendu bercampur heran.

‘Mian eun woo-ah, aku tidak bisa memberi taukan mu. Cepat atau lambat, kau pasti akan mengetahui orang itu. Jeongmal mianhae..’ Batin sehun.

“Wae ??”

“Anyi,, keurae igoo,, bla bla bla…”

Akhirnya sehun menjelaskan semuanya. Eun woo mengerti dan mulai merasa nyaman dengan sehun. ‘Mungkin dia bisa menjadi guru les ku.’ Pikir eun woo.

Lalu namja yang duduk sendirian di belakang bangku eun woo pun hanya bisa mentap eun woo dan sehun dengan tatapan nanar.

‘Aku kasihan pada mu eun woo, apa yang akan kau lakukan setelah tau siapa sosok yang sering memberimu kejutan itu. Tapi,, disisi lain. Aku juga kasihan padamu sehun. Kau pikir, hanya kau dan aku yang mengetahui hal ini ? Tidak, kai juga sebenarnya tau siapa si ‘pengirim misterius’ itu. Aku juga tak tau, apa reaksimu nanti begitu melihat kai dan eun woo. Ahh,, terpaksa aku harus duduk dengan nya besok.’

~~~♥TBC♥~~~

Sedikit penjelasan untuk hubungan antara D.O dan Sehun.

Jadi dulu itu, D.O ama Sehun itu satu sekolah dan temen sekelas saat di Daegu. Karena bisnis appanya D.O pindah ke Seoul di awal kelas XI. Terus D.O itu cinta banget ama See Hee. Yah,, YeoDongsaeng dari Oh Se hun. Cuma setiap  saat D.O lagi bareng See Hee, Se hun itu selalu datang trus gangguin mereka. Sehun itu ga suka ama D.O, karna menurutnya D.O akan merebut See Hee darinya. Sehun sangat mencintai adik nya, ia penderita sister complex. Sehun menggunakan alasan paling ga suka kalo dongsaeng nya sama cowo pendek takut nanti anak dongsaeng nya pendek. Padahal dongsaengnya masih kecil, masih dalam tahap pacaran. Dia aja yang berlebihan.

Hehe,, cukup sekian.. ^^

N.A : slese,, slese,,, untuk part selanjutnya aku ga bias jamin cepet yah,,!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s