can you part 1

Gambar

Can You Part I

Title: Can You Part I

Author: jjongwoocouple

Cast: Kai, jung eun woo, byun baekhyun, han eun in, chanyeol, D.O.

Genre: friendship,romance.

Rating: G-13

N.B : annyeong,, ini dia Part 1 nya.. sebelum baca ini, author sarankan untuk baca teaser nya dulu. Maaf kalau cerita nya ga rame. Maaf juga karna aku belum masukin semua member EXO-K. Yang jelas semua member EXO-K ada kok,, tapi mungkin di Part selanjut nya.. RCL nya jangan lupa yah,, author nerima semua saran kalian. Oke,, happy reading.. \(• , •)/

~Author P.O.V~

Seorang yeoja sedang duduk di halaman dalam rumahnya. Sudah siap dengan serangam sma nya. Menunggu seorang namja yang akan pergi bersamanya. Tapi ada yang aneh kali ini. Biasanya sang namja lah yang menunggu sang yeoja. Tapi kali ini sang yeoja lah yang menunggu sang namja.

“Aigoo,, lama sekali. Apa yang sedang dia lakukan. Aku hampir kering di sini. Ya Tuhan, apa dia lupa aku benci menunggu??” sang yeoja menggerutu.

-10 menit kemudian-

Sang yeoja masih sedia menunggu. Melipat kakinya di depan dada nya lalu memeluk nya dan menundukkan kepalanya. “Aigoo,, mau sampai kapan aku menunggu?? ” desah nya.

Clik,,

Pintu pagar rumah sang yeoja pun terbuka. Sang namja telah berhasil membuka kode pintu pagar sang yeoja. Sang namja pun menghampiri yeoja yang tidak menyadari kehadiran itu. Berdeham kecil lalu menyapa yeoja yang sedari tadi telah menunggu nya.

“eum,, mau berangkat sekarang?? ” tanya namja itu. Sang yeoja pun mengangkat kepalanya lalu menatap namja itu sebentar dan langsung berdiri.

BUK..

“aaawwwwwww…” teriak sang namja sambil memegangi kaki kanan nya.

“sekali lagi kau terlambat, akan ku tendang kaki kanan mu sampai patah.. ” ucap sang yeoja dingin lalu meninggalkan sang namja yang masih memegangi kaki nya yang sakit. Sang yeoja tiba-tiba berhenti di depan pagar rumahnya lalu berbalik menatap sang namja.

“kau mau berangkat tidak !!!” teriak si yeoja.

“ne,, ne,, chakamanyeo.. ” sang namja pun menghampiri sang yeoja dengan jalan pincang. Lalu sang yeoja keluar dari rumah nya membuka pintu pagar nya dan….

“wah,, chanyeol-ah.. neon….” sang yeoja menunjuk kendaraan di depan nya itu, masih diam dan membeku. Sang namja yang di panggil chanyeol itu pun dengan sombong nya tersenyum lebar.

“ja,, jadi,, jadi,, ini penyebab mu,, terlambat menjemput ku?? ” sang yeoja melirik ke arah chanyeol. Chanyeol masih tersenyum dari tadi lalu mengangguk.

“eum,, butuh waktu untuk membujuk appa mengendarai itu ke sekolah.. ” jawab chanyeol. Sedangkan sang yeoja masih diam mematung. Chanyeol pun mulai berjalan ke arah kendaraan yang di tunjuk sang yeoja sedari tadi dan duduk di atas nya. Chanyeol bingung melihat yeoja yang di depan nya itu seperti itu terus, tak bergeming sama sekali. Chanyeol pun memetikan-metikan jari nya di depan sang yeoja sambil menyebutkan nama sang yeoja.

“in-ah,, eun in-ah.. Eun In!! ” akhirnya chanyeol berteriak barulah yeoja bernama eun in itu sadar.

“ah,, mian chanyeol-ah.. geudae kajja.. ” eun in hendak naik ke motor sport chanyeol, dia membuka kaki nya lebar-lebar lalu naik ke motor chanyeol.

“hey,, seorang yeoja tidak boleh membuka kaki mereka lebar-lebar tau.. ” perintah chanyeol.

“heh,, apa peduli ku?? Cepat nyalakan motor ini lalu pergi ke sekolah. Kau mau kita terlambat?? ” gerutu eun in.

“oh,, tenang saja. Tak’an kubiarkan hal itu terjadi. Lihat saja..” balas chanyeol. “pegangan….” sambung chanyeol.

Eun in tidak menghiraukan perkataan chanyeol. Motor pun mulai berjalan. Chanyeol membawa nya sampai kecepatan hampir 70km. (waduh,, keceng ama yah.. author ajah ngendarain motor 40km dah kenceng banget.)

Tapi, yang benar saja eun in tidak bergeser sedikit pun dari tempat duduk nya. Dia sangat menikmati kecepatan motor chanyeol, senyum manis nya itu pun tanpa sadar keluar. Chanyeol yang melihat nya dari spion motor pun ikut tersenyum. Karna itu lah chanyeol menyukai eun in. Karna senyum manis nya itu. Sedangkan di sekolah, eun in jarang tersenyum seperti itu. Dia tidak mau terkesan cantik di sekitarnya.

Kedua nya diam saat di perjalanan, sampai akhirnya mereka sampai di parkiran sekolah. Keduanya turun dari motor. Chanyeol melirik sebentar ke arah spion motor, lalu merapih kan poninya sambil tersenyum. Eun in masih menunggu nya dengan kedua tangan di lipat. Lalu berdeham kecil. Chanyeol pun berhenti berkaca lalu menghampiri eun in. Mereka berdua pun berjalan bersama kekelas, tapi tiba-tiba chanyeol tak sengaja melihat eun woo sedang berjalan bersama kai. Yang menarik adalah kedua tangan eun woo memegang tangan kiri kai. Chanyeol pun tersenyum simpul melihat itu, lalu dia melirik eun in.

“in-ah,, kau liat itu.. ” chanyeol menunjuk kearah kai dan eun woo.

“eum,, mereka berpacaran bukan?? Aku sering melihat mereka seperti itu. Kedua nya bahagia satu sama lain. ” jawab eun in dengan pandangan iri.

“eum,, sepertinya mereka berpacaran. Keduanya anak dari kelas B. ” jawab chanyeol.

“Ah,, eun in-ah.. kau tak mau merangkul ku seperti itu?? ” ucap chanyeol dengan suara yang kecil.

“MWO!! KAU PIKIR AKU INI YEOJA CHINGGU MU HAH!! ” teriak eun in.

“bu,, bukan begitu.. aku lihat kau seperti nya iri dengan mereka itu. ” jawab chanyeol membela diri.

“aku memang iri, tapi aku kan ingin melakukan nya dengan namja chinggu ku. Atau namja yang kusukai. ” jawab eun in.

Tiba-tiba saja chanyeol meresa sesak, itu arti nya eun in tidak memiliki rasa sedikit pun pada nya. Mungkin hanya sekedar seorang sahabat saja.

Chanyeol melirik lagi kai dan eun woo yang sedang tertawa bersama menuju kelas mereka. Dia benar-benar iri dengan mereka berdua.

——————————-

_In XI-A CLASS_

Chanyeol dan eun in baru saja masuk ke kelas. Tiba-tiba chanyeol melihat seorang namja imut dengan menopang dagu dengan kedua tangan nya, namja itu terlihat sedih sekali, akhirnya chanyeol mendekat ke arah namja itu, menaruh tas nya di bangku sebelah namja itu lalu duduk di sebelah namja itu.

“chanyeol- ah,, ” ucap namja itu. Nada nya rendah sekali, juga mata nya berkaca-kaca. Chanyeol semakin panik, ia menarik namja itu agar berhadapan dengan nya.

“wae geurae baekhyun- ah??” tanya chanyeol panik. Chanyeol menatap mata baekhyun yang sedang mendung dan sebentar lagi akan hujan. Mata namja yang di panggil baekhyun itu pun hanya bisa membalas tatapan chanyeol.

“yeoja itu chanyeol- ah.. yeoja itu.. ” jawab baekhyun lesu.

“kenapa?? Ada apa dengan yeoja itu?? Yang kau maksud adalah yeoja yang tak sengaja tertabrak dengan mu di koridor sekolah kemarin lusa kan?? ” tanya chanyeol panik.

Baekhyun hanya mampu mengangguk kecil dan menundukkan kepala nya.

_Flashback_

~Baekhyun P.O.V~

_In Koridor School_

Huah,, hari ini adalah hari ke-2 aku naik ke kelas XI. Aku senang bisa masuk kelas unggulan, aku terus tersenyum sambil berjalan di koridor sekolah. Merentangkan tangan dan menutup mata. Sampai akhirnya….

BUK…

Seseorang menabrak ku, aku masih belum membuka mata ku. Akhirnya ku putuskan untuk membuka mata ku. Dan,, omona.. dia sedang menindih ku sekarang. Kepalanya berada di dadaku. Ia hanya mendeham kecil kesakitan, sepertinya masih belum sadar bahwa dia menindih ku. Ah,, dia seorang yeoja ternyata. Dia hanya menaruh tangan nya di kepala nya lalu meringis kesakitan.

“ah,,, appuda… “ucap nya. Dia masih saja tidak menyadari ku. Akhirnya ku putuskan untuk bicara.

“Eum,, neon gwenchana ??” tanya ku hati-hati. Tiba-tiba dia berhenti bergerak dan membuka matanya. Lalu dengan perlahan melihat ke atas dan akhirnya wajah nya sekarang menatap ku. Omona,, ottokae ?? Apa dia mendengar detak jantung ku ??

“Eum,, mianhae.. Nan gwenchana..” ucap nya lalu berdiri. Ah,, sayang sekali. Aku kan senang dia dekat dengan ku. Loh?? Ini kan pertama kali nya aku bertemu dengan nya. Apa ini yang nama cinta pada pandangan pertama. Omona.. Jadi sebenar nya itu ada ?? Aku hanya tersenyum. Dia sudah berdiri membelakangi ku. Dia mengusap- usap kan tangan nya ke rok nya, seperti nya tangan basah.

“ehmk,, kau tak mau membantuku berdiri.. ” ucap ku.

“eum,,, mian.. ” dia mengenggam rok nya keras lalu mengulurkan tangan kanan nya pada ku. Aku pun menyambut tangan, menggenggam nya kuat. Dia menarik ku berdiri, dan aku pun berdiri. Aku masih mengenggam tangan nya, entah kenapa. Rasanya aku tak mau melepas tangan nya itu. Tiba-tiba seperti ada air di sela-sela tangan kami.

“ehm,, maaf. Tangan ku basah. ” ucap nya lalu mengelap tangan nya lagi ke rok nya.

“jaesonghamnida.. ” dia membungkuk lalu berlari meninggalkan ku.

Aku hanya tersenyum melihat punggung nya yang semakin lama semakin menjauh. Ah,, madta.. aku lupa bertanya siapa namanya. Ah,, babo-ya.. ah.. setidak nya dia bersekolah di sini bukan… haha..

Aku berlari ke kelas sambil tertawa. Ah,, akan ku cerita kan ini pada chanyeol.

_In XI-A Class_

Aku duduk di sebelah chanyeol. Ntah kenapa aku tidak bisa berhenti tersenyum dari tadi.

“ya!! Baekhyun-a.. kau ini kenapa sih?? ”

“ya,, chanyeol- ah.. kau tau nama yeoja yang tadi ku temui tidak? ”

“ah,, jadi kau tadi bertemu yeoja.. ”

“eum.. ah.. andai kita bertemu lagi.. ”

“ah,, biar ku luruskan semua ini.. 1. Kau tidak berhenti tersenyum sejak bertemu dengan nya. 2. Kau berharap bertemu lagi dengan nya. 3. Jadi!! Baekhyun- ah… kau jatuh cinta pada nya. Lalu bagaimana dengan ku. ” chanyeol berteriak di lengan ku. Dia memeluk erat lengan ku sambil pura-pura menangis.

“ya!! Aku masih normal tau!! ” ucap ku melepas tangan nya yang sedari tadi nempel (?) di lengan ku.

“segitu cinta nya kau pada yeoja itu. Bagaimana kalau dia sudah punya namja…….”

“Mwo!! Andwae!! Andwae,, Andwae.” ucap ku memotong ucapan chanyeol. Kenapa tak terfikir oleh ku yah, bagaimana mana kalau dia… ah,, andwae.. jangan berpikir yang seperti itu.

“eum,, hal itu tidak boleh terjadi. Yeoja itu sudah membuat mu gila sampai sampai seperti ini. Ku doakan kau cepat jadian dengan nya baekhyun- ah.. ” ucap chanyeol mengusap- usap badan ku sambil tersenyum.

“aigoo,, aigoo.. perasaan tadi kau tak suka. Sekarang kau malah mendukung. Ck,, ”

“hehe,, kita kan teman.. ” jawab chanyeol cengengesan.

“ah,, geudae.. kau juga bantu aku yah.. ” jawab ku semangat.

“geudae.. fithing.. ”

_Flashback End_

~Author P.O.V~

Baekhyun akhirnya menangis terseduh-seduh (?) di bahu chanyeol. Dia masih masih tak menyangka dengan apa yang di lihat nya tadi.

“Baekyun-ah,, berhenti lah menangis seperti anak kecil yang kehilangan permen nya.. Kemarin kau senang sekali, sekarang sedih sekali. Apa yang sebenar nya terjadi ??” ucap chanyeol menenangkan baekhyun.

Baekhyun sudah mulai mengangkat kepala nya dan mulai berhenti menangis. Tanpa sadar dia mengeluarkan sapu tangan kecil yang lumayan tebal dan bisa menyerap air. Tanpa pikir panjang dan tanpa sempat melihat sapu tangan itu, baekhyun langsung saja mengusap air mata nya dengan itu. Wajah nya sudah bersih sekarang, hanya saja mata dan hidung nya masih sedikit merah.

“sudah-sudah nangis nya.. Jadi apa yang terjadi dengan gadis itu??” tanya chanyeol.

Baekyun malah tidak menghiraukan nya. Dia malah mengenggam kuat-kuat sapu tangan itu lalu menaikannya ke depan mata nya.

“gadis itu,, gadis itu chanyeol-ah… Ternyata dia,, dia.. Dia sudah,, sudah mempu,, mempunyai,, yah.. Kau tau,, na,, namja,, chingg,, chinggu..” ucap baekhyun lalu menurunkan tangan nya.

“Oh ya ?? Apa jangan-jangan. Yeoja yang kau lihat itu adalah yeoja yang aku dan eun in lihat tadi..” ucap chanyeol dengan nada curiga.

“Memang nya yeoja yang kau temui seperti apa??” tanya baekhyun menatap chanyeol.

“eum,, dia menggandeng lengan si namja dengan manja dan si namja tidak keberatan sama sekali. Bahkan mereka tertawa bersama saat berjalan ke kelas mereka. Kau tau ?? Lama-lama aku iri pada mereka. Karna bukan sekali-dua kali aku tak sengaja melihat mereka terlihat mesra seperti itu. Mereka selalu berangkat dan pulang bersama. Dan kau tau ? Si namja selalu ada di samping si yeoja. Kemana pun si yeoja itu pergi..” jawab chayeol antusias.

“wah,, chayeol-ah.. Yang kau ceritakan tadi mirip dengan apa yang ku lihat tadi. Gadis yang ku sukai itu menggangdeng manja lengan si namja. Huah,, apa benar mereka berpacaran ?? Kau bilang mereka selalu pulang dan berangkat bersama, itu sih biasa ajah. Kaya liat kamu ma eun in. Tapi kalau si namja selalu ada di samping si yeoja kemana pun dia pergi, itu terdengan aneh. Kau tau ? Masa si namja mau mengikuti si yeoja ke toilet ??” balas baekhyun.

“Benar juga yah,, Ah.. Mungkin saat itu lah kau bertemu dengan si yeoja itu. Apa kau bertabrakan dengan nya dekat toilet yeoja ??” tanya chanyeol tambah antusias.

Baekhyun hanya menganggukan kepala nya.

“ah,, mungkin benar mereka berpacaran. Heuh,, padalah kan bikin ini sapu tangan ini susah.. ” ucap baekhyun lesu.

“Baekhyun- ah,, kau membuat kan  sapu tangan untuk nya?? ”

“eum,, waktu pertama kali aku bertemu dengan nya, tangan nya itu suka basah.. kaya keringetan gitu. Ya, jadi aku bikinin ini buat dia. Aku mau selalu membersihkan tangan nya dengan sapu tangan ini. Tapi, seperti nya sudah ada orang yang akan membersihkan tangan nya. ” baekhyun makin lesu saja.

Pelajaran hari ini tidak sama sekali masuk ke otak nya. Chanyeol makin di pusing kan olehnya. Bell istirahat pun berbunyi, chanyeol berencana mengajak nya makan di kantin.

‘Mungkin setelah makan baekhyun bisa menjadi lebih baik.’ batin chanyeol.

“eun in- ah,, kau mau ikut dengan kami ke kantin ??” tanya chanyeol pada eun in.

“aku mau asal kau yang membayar makanan ku..” jawab eun in.

“geudae,, kajja.. ” ajak chanyeol.

Chanyeol merangkul baekhyun saat perjalanan ke kantin. Sedangkan eun in berjalan di belakang mereka dengan komik naruto di tangan nya. “sampai… kalian duduk manis aja di situ.. biar aku yang pesan.. ” ucap chanyeol lalu meninggalkan eun in dan baekhyun.

Baekhyun dan eun in pun berjalan ke tempat yang masih kosong yang di tunjuk chanyeol. Baekhyun hanya diam, sedangkan eun in terus tertawa dengan komik yang dia baca.

“eun in-ah,, bisakah kau berhenti tertawa ??” tanya baekhyun lesu.

“ah,, ne,, ne,, mianhae.. ” jawab eun in lalu tertawa lagi.

Baekhyun hanya mendengus kecil. Lalu melihat sekitar.

‘mungkin ada yang menarik.’ batin baekhyun.

Dia terus mengedarkan pandangan nya ke sekitarnya, hingga matanya menangkap dua insan yang saling tertawa. Lalu baekhyun melihat si Namja mengelap kedua tangan si yeoja dengan sapu tangan nya. Benar dugaan baekhyun, sudah ada yang melakukan hal itu. Jadi percuma saja dia membuat sapu tangan untuk nya.

_Flashback_

~Still Author P.O.V~

“eun woo- ah,, kau bawa bekal?? ” tanya kai pada eun woo yang sedang sibuk merapih kan buku-buku nya dan kai yang berserakan (?) di meja.

“anyio,, makan di kantin yuk oppa,, laper nih.. lee seongsaengnim dari tadi ngoceh terus.. ” jawab eun woo yang sudah selesai merapihkan meja nya. Kai tersenyum, lalu manarik tangan eun woo keluar kelas. Tiba-tiba kai berhenti di depan pintu kelas. Berbalik lalu berteriak.

“D.O ah,, kau mau ikut kami ke kantin?? ” ajak kai.

“ayio,, nanti kalian malah cuekin aku di kantin, asik berdua ajah. ” jawab D.O.

“baiklah,, kami pergi dulu. ” ucap kai merangkul pundak eun woo lalu pergi ke kantin.

Eun woo menaikan kepalanya ke arah kanan nya, melihat sosok tampan kai. Kai yang merasa di perhatikan menatap mata eun woo yang lebih pendek dari nya.

“kenapa kau melihat ku seperti itu?? ” tanya kai.

“oppa,, semua orang berfikir bahwa kita ini berpacaran..” jawab eun woo.

“memang nya kenapa?? Kau masalah dengan hal itu, aku sih biasa aja. Toh kita udah bareng dari umur 4 tahun. Menurut ku wajar-wajar saja. ” jawab kai enteng.

“tapi menurut orang lain tidak oppa.. ”

“biar kan sahabat mereka. Kau cantik dan aku tampan.. kita cocok bukan ??” ucap kai menggoda eun woo.

“kau tampan oppa?? Kaca di rumah ku sudah hampir retak karna oppa terlalu sering berkaca. Hahaha.. ” ejek eun woo.

“ouh,, kau mengejek ku.. jauh-jauh sana.. ” ucap kai melepas rangkulan nya dan menjauh dari eun woo.

“aih,, oppa mianhae.. aku hanya bercanda..” ucap eun woo lalu mendekat dan memegang lengan kai. “aku tau,, aku juga hanya bercanda.. ”

Kai akhirnya merangkul eun woo lagi. Mereka saling tertawa bersama, saling nyaman satu sama lain. Membuat orang lain iri melihat mereka.

_In Kantin_

“Eun woo-ah.. kau cari tempat kosong oke,, biar aku yang pesan makanan. ” ucap kai.

“ne,, ”

Kai pun meninggalkan eun woo. Eun woo mengedar pandangan nya ke seluruh penjuru (?) kantin. Dan,, bang.. dia menemukan namja yang kemarin di temui nya, namja itu sedang duduk berdua dengan seorang yeoja. Melihat namja itu tangan eun woo kembali basah. Ia lalu merasa bahwa kantin ini begitu panas. Akhirnya ia putuskan untuk duduk di dekat meja namja itu. Namja itu kelihatan lesu sekali. Eun woo tadinya mau menyapa nya dan meminta maaf karna kemarin dia langsung pergi. Itu karna keringat dari tangan nya tambah banyak.

Saat dia mau bangkit dari tempat duduk nya, kai langsung datang dan membawa makanan. Eun woo pun membatalkan niatnya lalu tersenyum selebar mungkin (?) ke arah kai.

“ya,, kenapa kau tersenyum seperti itu ??” tanya kai duduk di hadapan eun woo.

“anyio oppa,, gwenchana.. mana punya ku?? ”

“ini dia.. ” ucap kai menaruh semangkuk ramen yang tidak pedas. “gomawo oppa,, ” balas eun woo.

Eun woo lalu mengambil sumpit nya, baru saja dia mau memakan ramen nya, kai langsung menghentikan gerakan eun woo.

“chakaman!!!” ucap kai memegang pergelangan tangan eun woo.

“waeyo oppa?? ” tanya eun woo bingung.

“tangan mu sayang..” jawab kai tersenyum.

“heu ?? Kenapa dengan tangan ku?? ” tanya eun woo lalu melihat tangan nya sendiri.

“ah,, ” jawab eun woo mengerti.

Kai langsung mengeluarkan sapu tangan khusus yang selalu di bawa nya kemana-mana. Kai pun dengan lembut membersihkan tangan eun woo. Ya, kalian tau tangan eun woo selalu berkeringat kalau dia sedang terburu-buru dan gugup. Dengan rajin dan sabar kai membersihkan tangan eun woo, bahkan sela-sela jari eun woo pun di bersihkan nya.

“selesai.. ” ucap kai gembira.

“geudae,, ayo makan.. ”

_Flashback End_

Kai dan eun woo asik makan berdua. Tak menyadari bahwa sepasang mata memperhatikan mereka sedari tadi. Akhirnya eun woo dan kai selesai makan, mereka memutuskan untuk kembali ke kelas. Saat perjalanan menuju kelas, eun woo sempat melirik ke arah meja bekhyun. Ia melihat baekhyun sedang menundukkan kepala nya. Eun woo juga sempat melihat makanan yang ada di depan baekhyun tidak berkurang sama sekali. Hal itu membuat eun woo bingung. Tak terasa tangannya mulai berkeringat lagi.

‘apa yang terjadi dengan nya?? Kenapa dia terlihat lesu sekali?? Bahkan dia tak menyentuh makanan nya sama sekali. Apa dia sakit??’ batin eun woo. Eun woo melihat tangan nya yang mulai basah. ‘kenapa kau selalu basah saat melihat nya??’ batin eun woo pada tangan nya sendiri. Dia tak tau kenapa setiap melihat namja itu, tangan selalu basah. ‘ntahlah,, mungkin lebih baik menghindari nya,, keringat tangan ku tidak berhenti jika melihat nya.’ batin eun woo.

Kai lagi-lagi merangkul eun woo berjalan ke kelas mereka.

Tapi disisi lain———

Seorang namja menyembunyikan sebuah kotak berwarna ungu. Dengan senang hati namja itu membawa kotak itu. Ia menatap ke atas, memperhatikan tulisan yang tergantung di depan nya itu.

– XI-B Class –

Dengan yakin namja itu menganggukan kepalanya lalu memegang gagang pintu kelas itu. Membukanya pelan dan kelas itu ternyata sepi sekali. Tak ada orang satu pun. Dia pun tersenyum lega. Ia lalu masuk ke kelas itu lalu mencari tas berwarna ungu yang sudah sangat di kenal nya. Tas itu pun di temukan. Dengan yakin ia melangkah ke tempat duduk itu. Untuk sejenak, ia memandangi tas itu lalu mengarahkan pandangan nya pada tas yang ada di sebelah tas ungu itu. Tas milik teman sebangku sang pemilik tas ungu itu.

‘mereka memang tak terpisahkan, bahkan selalu duduk bersama.’ batin namja itu. Ia tersenyum lagi ntah untuk kesekian kalinya.

Dengan sangat yakin, ia membuka rel sleting tas ungu itu lalu memasukan kotak berbungkus ungu yang telah ia bawa tadi, lalu kembali menutup tas itu.

‘Sebelum ada orang yang masuk, sebaiknya aku segera pergi’ batin namja itu lagi.

Ia pun dengan segera keluar dari kelas itu dan pergi ke kantin dengan hati bahagia…

•••••••••••••••••TBC•••••••••••••••••••

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s