I Always Love You Forever

I Always Love You Forever

 

Label : Super Junior

Author: park hae in

Cast: -Park Jung Su

-Park Min JI

-Other cast

Lenght : One Shot

Genre: Family.

Rating : General.

A.N : Annyeong..^^ readerssss…. author bawa ff lagi.. jangan lupa meninggalkan jejak ya, dengan cara ngomen juga cukup lah.. karena author sangat sangat sangat butuk komen kalian.. oke? Oke?

Happy reading^^

Author P.O.V

Park jung soo, atau biasa di panggil leeteuk sedang bersiap siap terbang ke korea. Karena namja tersebut sedang berada di bandara Paris.. leeteuk yang sibuk memerhatikan dengan sangat serius setiap detik jarum jam yang bergerak pada tangan kirinya..

“ayoolahh.. cepatt… cepatt..”

Leeteuk yang sudah tidak sabar langsung berjalan mengelilingi bandara.. menurutnya itu akan mempercepat waktu..

“TENG NONG NENG NENG.. TENG NONG NENGNENG.. kepada seluruh penumpang EverLasting air, di harapkan untuk segera memasuki pesawat..” mendengar kabar yang keluar dari pengeras suara tersebut tampa pikir panjang leeteuk yang sudah tidak sabar langsung masuk ke dalam pesawat..

Min JI P.O.V

Bosan,, sangat sangat bosan. Ini yang aku alami sekarang.. di dalam kelas memerhatikan Mr. Shindong yang entah berbicara apa di depan kelas.. semua murid terlihat serius, itu sih sudah so pasti soalnya Mr. Shindong adalah guru bahasa prancis yang galak dan suka mengghukum siswa yang melanggar peraturannya.. ooh ya,, namaku Park Min Ji murid SM Senior High Shool.. dan kembali ke Mr. Shindong ia sekarang sedang menatapku yang sedari tadi tidak memerhatikannya.. sepertinya dia menyadari hal tersebut..

“Min Ji-ssi !!” semua murid langsung menoleh padaku

“n.. ne?”

“kau tidak memerhatikan ku??”

“aniyoo.. aku pasti memperhatikan bapak..”

“coba jawab pertanyaan ini..”

“pertanyaan?”

“sebutkan salah satu kalimat dengan 6 kata dalam kalimat tersebut dengan menggunakan bahasa prancis??”

Aku hanya terdiam.. berpikirr? Otak ku kosong dari tadi aku sama sekali tidak memerhatikan Mr. Shindong ..

“pulang sekolah kau ke kantorku..”

Ya.. pastinya aku dapat hukuman..

@ teacher’s Room    -pulang sekolah-

Ku pandanggi meja guru satu persatu.. ooh itu meja dengan satu komputer dengan bacaan “MR. Shindong”..

“Min Ji kau ku beri tugas mewawancara orang korea yang bisa berbahasa perancis.”

“wawancara? Orang korea bisa bahasa prancis?? Di mana aku bisa temukan orang tersebut??”

“kau kan bisa ke bandara.. dengar dengar jam empat hari ini banyak warga korea yang pulang dari prancis..”

AAAAAHHH!!! Bandara?? Baiklah akan ku usahakan…..

Skip time @ bandara

Masa?? Masa harus kutanya satu per satu orang?? Hah?? Atau aku harus masuk keruang informasi lalu berkata “ kepada warga korea yang bisa berbahasa perancis di tunggu di pusat suara yaitu di ruang informasi. Trima kasih” ahh.. tidak tidak.. itu perbuatan yang gila dan sangat sangat sangat memalukan..

Kepala ku pusing.. memikirkannya.. sambil sempoyongan bukk.. tampa kusadari aku menabrak seorang namja dan buku kecil juga yang ada di tanggan ku jatuh, tapi karena aku masih pusing aku tidak tau menau soal buku tersebut dan langsung membngkuk miminta maaf kepada namja tersebut

“m.. miaannnhhaaadda” susah payah ku ucapkan kata tersebut..

“apa kau baik baik saja??”

“gwenchana..”

Kenapa kenapa? Aku ingin sekali selalu dekat dengan namja ini?? Ahh.. sudah sudah..

Tampa ba bi bu ba langsung ku cari tempat duduk untuk beristirahat.. tapi baru kusadari buku buku kecil kado dari apa ku.. aku menjatuhkannya.. ahh aku panik sangat sangat panik..aku mondar mandir.. dan melupakan tugasku yang tadi.. berusaha menemukan buku tersebut tapi sayang tidak bertemuu juga.. aku inginmenangiss.. tidakk, masih bisa ku tahan,, tapi tetes demi tetes setetes air keluar dari mataku..

“kau menangis karna ini..”

Buku itu.. buku.. ya itu bukuu… ada di namja yanng tadi ku tabrak..

“k..ka.. ka. Kamsa..”

“sudah tak apa..”

“kau pucat.. belum makan??” aku hanya menganngguk pelann.

Leeteuk P.O.V

Jika aku bertemu dengan adikku mungkin di seusia dengen yeoja ini.. tapi mengapa aku sangat menyayanginya aku bahkan tidak tega melihatnya menangis.. adikku?? Ya appa dan eomma ku bercerai gara gara eomma yang mementingkan perusahaan dan appa yang tidak mau mengalah.. ketika itu aku masih ber umur 6 tahun.. dan pertengkarran tersebut terjadi setelah 1 bulan adikku lahir… aku ikut bersama ibuku sedangkan adikku ikut dengan appaku..marah?? tentu saja marah karena aku di pisahkan dengan adikku, tapi aku tidak bisa menyalahkan mereka, karena waktu tidak bisa kembali dan memperbaik masalah yang menurutku cukup besar…. rindu tentu saja aku rindu pada appa dan adikku..

Aku bahagia bisa pergi ke korea tapi 1 bulan yang lalu eomma ku meninggal karena penyakit jantung.. merasa terpukul?? Tentu.. tapi aku mencoba ttabah dalam cobaan ini.. kuharap yeodongsaengku dalam keadaan sehat dan jangan biarkan dia menangis seperti yeoja tadi..

“ya sudah ikut aku”

“mwo??”

@ restoran bandara

Dia hanya memakan makanan yang tadi kupesan dengan rasa tidak bernafsu makan.. dia hanya melamun melamun dan melamun..

“ehemm..” ucapku memecah keheningan yand sedari tadi kami rasakan

“ahh.. mi.. mian.. sebelumnya.. kau orang korea bukan?”

“ne.. aku orang korea”

“apakah kau dari prancis?? Dan bisa berbahasa prancis??”

“ya.. aku memang sudah lama tinggal di paris bahkan aku pindah kesana saat usiaku 6 tahun .. dan baru kembali sekarang..”

“apakah kau bisa membantuku??”

“membantu??”

“ya.. aku ada tugas dari sekolah oleh sebab itulah aku datang kemari..”

“ooh tentu.. sini mana tugasnya??”

“ini.. sebaiknya aku memanggilmu oppa.. apakah tidak apa apa?”

“ahh tak apa..”

“begini oppa.. oppa hanya membuat percakapan bahasa prancis beserta artinya.. nanti aku buat pertanyaanya.. dan menandatanganinya.”

“ooh itu sih mudahh..” aku pun langsung mengerjakan tugas tersebut..

“mian.. mengapa buku itu sangat penting bagimu??”

“begini oppa..”

Min Ji P.O.V

flashback

Hari ulang tahunku.. bahagia itu yang ku rasakan.. mendapat kado dari teman teman dan mendapatkan kejutan ucapan dengan mengerjaiku.. ya satgu kelas mengerjaiku..

Ooh appaku.. tentu tadi pagi bahkan dia sempat menanyakan apa kado yang kuminta darinya.. aku hanya ingin buku kecil milik appa yang isinya foto keluargaku yaitu aku, oppaku, eommaku, dan appaku.. tapi kado itu akan diberikan apa ketika pulang sekolah menjemputku..

Tapi ketika ku tunggu tunggu appaku tak kunjung datang juga .. kemana dia? Kenapa sudah 1 jam lebih aku menunggu appa tidak kunjung datang.. appa..

 Mama mara mar-rarara jeje jebalhaji mara
B-wabwa bwara bwara nae nun-eul bara bwa
ya itu nada dering ponselku .. disa tertulis “appa”

“n. Neee..” belum sempat ku berkata panjang lebar.. ada yang tiba memotong pembicaraanku dan itu bukan suara appaku , lalu siapa dia?mengapa hp appaku ada padanya?

“apakah anda kenal dengan Park Jung Goo??”

“nee.. aku anaknya.. emg nya kenapa? Kenapa hp appaku ada padamu ? siapa kau? Kau apakan appaku? Mana dia?” mungkin ada seribu pertanyaan yang ku tanyakan padanya tapi hanya itu yang terlontar pada mulutku

“ooh.. kau anaknya.. saya dari pihak kepolisian, sekarang appamu ada di ‘Sone Hospital’ ku harap anda bisa datang kemari..”

“rumah sakit?? Siapa yang sakit dan apa hubungannya dengan kepolisan dan appaku?”

“bapak Park Jung Goo mengalami kecelakaan, dan saya mengetahui identitasnya dari kartu identitasnya” mendengar kabar tersebut aku sanagt sangat terkejut diam sejuta kata.. air mata ku keluar dengan sendirinya..

“andwee!! Appaku sedang menuju sekolahku lalu memberikan kado padaku.. lalu aku akan makan malam bersamanyaa!! Ini hari hari ulang tahunku!! Kau pasti berbohong padaku.. kalian pasti menjailiku.. ini tidak benar..!!”

“untuk kepastiannya dimohon untu pergi ke rumah sakit saja..”

Ya aku harus ke rumah saikit. Karena appaku pasti mengerjaiku seperti tadi yang dilakukan oleh teman temanku.. ini sama sekai tidak lucu.. untuk apa appa sampai memanggil polisi lalu menyuruhnya untuk mengatakan bahwa dia kecelakan, itu sangat sangat membuang buang uang..

@ rumah sakit

“Park Min Ji-ssi??”

“ne.. mana appaku.. kalian jangan bohongi aku aku tidajk percaya pada kalian ini tidak lucu!!” tampa pikir panjang aku langsung masuk kamar dan appaku kenapa dia ditutup kain putih?? Andwee!! Ini hanya lelucon saja kan..

“appa!! Jangan bohongi aku ini tidak lucu ayo bangun appa!! Ayo bangun!! Jangan terus berpura pura”

Wae?? Kuguncang guncan tubuh appaku tapi dia tak kunjung bangun ketika ku pegang tangannya, sudak tidak berdenyut lagi.. Appa?!!

“Appa?! Aniyo.. appa!! Appa!! Bangun jangan tinggalkan min ji.. ayo appa bangun!! APPPPPAAAA!!!!!”

Aku terus berteriak menangis dan menangis,, apa yang harus ku lakukan??

“maaf.. Park Min JI-ssi??”

“n.. nee..” ucapku berusaha menghapus air mataku

“ini kami temukan saat mengevakuasi appamu..” ucap polisi itu sambil memberikan buku tang ku inginkan dan ketika ku buka halaman paling belakan tertulis kalimat yang tak pernah ku lupakan “ Min JI saranghae.. appa akan selalu bersama mu..”

Sejak kejadian itu aku sering murung dan bahkan nilai sekolah pun iku turun

Flashback end

Author P.O.V

“sudah jangan menangis lagi.. ikhlaskan dia..” tetapi min ji tetap saja terisak isak menangis

“n..nee.. oppa”

“kalu boleh, apakah aku boleh melihat buku itu??”

Leeteuk P.O.V

Mengapa aku penasaran sekali pada buku itu.. sedangkan tadi ketikan menemukan buku itu aku tidak penasaran sama sekali..

Yeoja itu langsung memberikan bukuotu padaku tampa sepatah kata pun.. buku itu terlihat lusuh dan lama.. ketika ku buka halaman pertama

DEGG

Foto itu ya foto itu foto keluarga ku.. jangan jangan yeoja itu min ji yeodongsaengku..

“Min JI-a”

“n..ne? dari mana oppa tau namaku?”

“kau Park Min ji?”

“ne.. wae oppa??”

“Park min ji-a?”

Min JI P.O.V

Mengapa oppa?? Semakin dekat dekat dan langsung memeluk ku..??

“opp. Ooppa”

“ya kau min ji.. dan selalu menjadi min ji.. mengapa aku baru sadar sekarang?? Mengapa aku tidak peka terhadap yeodongsaeng ku sendiri?? Mengapa harus menunggu selama ini? 17 tahu.. ya 17 tahun aku menunggu .. aku rindu sekali pada mu min ji..”

“oppa apa maksudmu?? Aku tidak mengerti??”

Tadi apa katanya yeodongsaeng?? Apakah aku salah dengar?? Rindu?? Apakah dia oppaku?? Yang terpisah denganku??

“ya aku oppamu Park Jung soo.. panggil aku leeteuk oppa atau teuki oppa??”

“apakau benar oppa ku??”

“ ya lihat ini..” dia mengeluarkan dompet dan terpampang foto yang sama

“opaa!!” aku langsung membalas pelukannya, tidak, aku tidak akan menangis.. tapi tak bisa di tahan lagi..

“ayo ikut oppa” teuki oppa langsung membawa ku ke tempat sepi

“keluarkan semuanya min ji.. jangan di tahan, ada oppa di sini, jangan takut oppa akan selalu di sampingmu..”

“aku juga akan selalu di samping oppa sampai kapan pun.. aku tak peduli dalam situasi apa”

“apakah kau menyayangi oppa??”

“ne aku sangat menyayangi dan meridukan oppa.. selamanya..”

“selamanya??”

“ya selama lama lama lamanya..”

“min ji kecil sudah berubah menjadi min ji yang sangat hangat.. jika kau menyayangi oppa kau harus berjanji pada oppa..”

“janji??”

“ya janji..”

“janji apa oppa?”

“ min ji harus janji.. jika suatu saat oppa tidak ada kau harus sabar dan tidak boleh menangis.. kau harus kuat.. min ji harus jadi orang sukses kelak.. dan nanti jika oppa tidak ada perusahaan oppa akan menjadi milikmu.. oke??”

“oppa.. oppa tidak boleh bilang gitu.. oppa ga akan pergi dari min ji..”

“oppa ga akan pergi.. opa akan ada setiap saat di samping min ji.. jika oppa ga ada .. oppa akan selalu ada di hati kamu min ji..”

“ga min ji ga mau..”

“min ji.. coba dengerin oppa dulu.. semua orang di dunia ini ga ada yang hidup selamanya.. ne?”

“ne.. oppa.. tapi oppa juga harus janji sama minji..”

“janji apa??”

“oppa selama oppa hidup oppa harus ada selalu buat min ji.. dan ga boleh ninggalin min ji..”

“so pasti.. Park Min Ji ..”

“oppa kita jalan jalan  yukk.. barang barang oppa kita taro di rumah ku dulu..”

“baiklah… tapi jawab dulu pertanyaan oppa..”

“mwo?”

“pakah kau hidup nyaman sebelum aku datang ke kehidupanmu??”

“ketika masih ada appa aku selalu bahagia , walaupun jika aku menanyakan hal tentang oppa atau eomma tp appa langsung mengalihkan pembicaraan.. bahkan aku tidak mengetahui nama oppa.. aku sangat rindu pada oppa dan eomma.. jika mengingat hal itu aku pasti sedih.. dan juga setelah appa meninggal aku tak tau harus bagai mana lg aku hidup dari menjual perusahaan appa..”

“sudah.. jangan sedih lagi.. katanya mau jalan jalan..”

@ sea word

Leeteuk P.O.V

“Teuki oppa.. ayo liat ikan itu sangat cantik..”

Melihat Min JI sebahagia ini, rasanya aku sangat sangat bahia tak terkira.. baru kali ini satu satunya yeodongsaeng yang paling ku sayangi di dunia sangat bahagia.. siapa yang tidak bahagia jika seseorang yang mereka sayangi terlihat sangat bahagia..

“oppa jangan melamun.. ayo kita berkeliling lagi.. ooh ya boneka itu sangat lucu oppa”

Min ji menunjuk ke arah pusat cendra mata yang ada di tempat tersebut.. di sana terlihat banyak sekali jenis ikan tetapi berbentuk boneka,gantungan kunci dan sebagainya..

“ada yang mau kau beli??”

“aniyoo.. aku tidak punya uang..”

“Min Ji-a kau yaa… emang aku ini siapa?? Apa pun yang kau mau akan ku berikan padamu..”

“ahh oppa berlebihan.. kalau begitu ayo kita kesana.” Min ji langsung menggandeng tanganku dan menuntunnya pergi ke tempat cendera mata tersebut..

“oppa apakah ini cocok untukku..?” min ji memakai topi berbentuk kepala hiu.. mukanya yang kecil sangat lucu..

“hmmm” aku malah tertawa kecil melihatnya..

“apakah aku terlihat aneh???”

“beli lah kalau kau mau..” ucapku sambill mengacak ngacak rambutnya

“gomawo teuki oppa” senyumnya itu membuat aku tak tega untuk berkedip..

“jika di pikir pikir kau itu mirip dengan ku ya..”

“oh ya?? Kenapa aku tidak menyadarinya ya..”

Hari ini aku dan Min Ji bebbelanja macam macam .. dan itu semua untuknya.. jangankan harta nyawaku pun rela untuknya..

@ Min JI home

“min ji makan malam ini oppa yang masak ya..”

“lalu aku??”

“kau diam saja di kamarmu jika sudah selesai aku akan memberi tahumu..”

“tapi di dapurku hanya ada ramen dan kimchi instan”

“sudahh.. tak apa..”

“ahh. Neee.”

Min JI P.O.V

Apa yang sedang dia lakukan? Untuk apa menyuruhku masuk dan tak boleh keluar.. mengintipun tidak boleh ..

“Min Ji-a ayo keluar..”

Krekk.. bunyi pintu

“woaahhh.. rumahku bersih.. di meja makan ada sebuah dekorasi.. walupun makannannya sederhana tapi woaahh.. daebak oppa.. “

“kau senang??”

“so pasti oppa..”

“oppa??”

“ahh.. mian.. teuki  oppa”

“ah ne… kajja”

Kami pun makan dengan lahap sangat sangat lahap walupun dengan makanan sederhana.. sebenarnya oppa bisa membeli bahan  bahan untuk makan malam hari ini.. tapi kata oppa ia ingin makan apa yang setiap hari kumakan.. rasanya minum air putih di dekat oppa sudah seperti jus, makan nasi terasa makan daging bila makan dekat dan bersama teuki oppa

Leeteuk P.O.V

Jantungku.. ahhh.. jantungku.. ya mungkin ini saatnya.

“aahhh!!” ucapku sambil menahan sakit ini..

“teuki oppa??”

Kaburr.. pengelihatanku bahkan samar samar aku melihatnya ya melihat min ji..

Min Ji P.O.V

“oppa?!”

“oppa?!”

Khawatir, sedih, runyem semuanya bercampur aduk.. ada apa ini?? Mengapa ini?? Oppa kenapa? Wae ?? wae??

Tet not nett tung trek bunyi tombol di ponselku jika di pencet ..

“oppa ku oppaku sedang gawat darurat kau harus membawanya.. dengan ambulan. Ya ambulan cepat cepat..” ucapku gugup tampa salam atau apapun

“mian.. alamatnya??”

“ahh.. apartermen di belakang SM mall .. kamar no 873”

“ahh yeee.. tunggu 10 menit”

“ne gamsa”

@ rumah sakit

“oppa oppa!! Bertahanlah..”

Oppa ku mohon bertahanlah kumohon!!

“oppa!! Oppa bisa dengar aku kan?? Ya kan?? Oppa jawab oppa!!”

Ya telah sepuluh jam oppa mengalami koma.. dan aku tertidur lelap disamping oppa yang masih koma.. sepertii… sepertii.. sepertii.. ada yang mengelus ngelus rambutku … oppa.. teuki oppa?!!

“oppa??!”

“nee.. mianheyo.. oppa tak bissa lama lama menjagamu”

“aniyoo.. oppa!!”

“mianhada Park Min Ji-a”

“oppa… andwe!!!” teriakku sambil menangis..

“menangislah.. terus menangislah.. sebelum oppa melihatmu..”  oppa pun langsung memeluk dan mengelus ngelu kepalaku..

“andwee oppa!!”

“selama 4 tahun yang lalu oppa baru menyadari penyakit ini.. oppamu ini sama dengan eommamu .. namun eomma telah terlebih dahulu meninggalkan kita.. t.. tapii o.. teuki oppa tidak pernah menyesal karena ini sudah takdir oppa.. dan oppa senang sebelum oppa meninggalkanmu .. oppa telah melihatmu.. Park Min Ji-a.. kau masih ingat kata kata oppa kan? Kau tak lupa janjimu kan?” kata katanya itu seperti sangat susah di ucapkannya

“ne oppa.. oppaaaa! TEUKI OPPA!!”

“Ja ije geumanulja

Geuman ttuk nunmul dakkja

Geurae eolmana joha

Neon useul ttae jel  yeppo  yep..~

(baiklah, sekarang berhentilah menangis usap air matamu. Bukankah itu lebih baik? Kau lebih cantik cantik ketika tersenyum)” nyaninya ya lagu B1A4 yang berjudul only learned bad thing itu sangat sangat penting bagiku dan teeeeeeeeeeeeeeeeeeettttttttttt bunti alat detak jantungnya..

“opp.. opp.. opp” anii aku tak akan menangis aku taakan menangis aku harus membuat oppa bangga saat melihatku walaupun d surga..

-5  tahun kemudian-

@ Cuco Tv

“ne.. ini dia orang yang kita tungutunggu untuk di wawancarai..”

“tak lain dan tak bukan”

“Park Min JI CEO atau presdir perusahaan JM”

“ne .. gamsa…”

Ya saat ini aku di wawancarai oleh salah satu host di acara tersebut.. ya aku CEO atau presdir perusahaan JM yang dulunya di bangun oleh teuki oppa..  oppa aku menepati janjiku kan??

-End-

N.B (from Admin) : Mohon maaf apa bila ada kesalahan kata, atau ada kata – kata yang aneh..(soal nya Author ff ini rada ‘isangae’) masa ada cuco tv ?? ckckck.. si Author ni ff ngga ngasih N.B jadi Admin yang nulis.. ^^

2 pemikiran pada “I Always Love You Forever

  1. nyehehe…
    sad even yah …
    teukie kenapa bisa begitu…bohong kali nih si teukie is dead…
    jangan-2x ga mau wamil makanya menghindar…kk~ eh #plak ngaco…
    good writing…

    kk~ mampirlah ke blog ku… teukie hyung…

    • Annyeong chinggu..
      ^^
      Mian baru balas komen mu..
      Oh iya,, aku ini bukan author ff di atas itu..
      Saya selaku Admin dari blog ini…
      Kkkk~~~
      Nanti saya hubungin author nya yah…
      Neomu Gomawo chinggu,, udah mau mampir + komen di blog aku.
      Komen di kiriman – kiriman yang lain nya lagi yah chinggu,,,
      Kamshamnida…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s